Dalam upaya menumbuhkan budaya baca dan meningkatkan kemampuan literasi siswa, SMA Negeri 3 Gorontalo Utara mewajibkan program “Literasi 15 Menit” yang dilaksanakan sebelum jam pelajaran dimulai. Program ini merupakan bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang bertujuan membentuk generasi dengan jiwa literasi tinggi, mampu mengolah informasi secara kritis, serta mengomunikasikannya dengan baik.
Program Literasi 15 Menit ini memberikan kebebasan kepada seluruh siswa untuk memilih sumber bacaan sesuai dengan minat dan bakat mereka. Sumber bacaan yang dapat digunakan meliputi novel (fiksi maupun non-fiksi), cerita pendek, puisi, majalah, artikel, hingga akses informasi melalui Google sebagai bentuk literasi digital.
Keterlibatan berbagai jenis sumber bacaan, termasuk literasi digital, diharapkan dapat membuat kegiatan membaca lebih menyenangkan dan tidak terkesan sebagai kewajiban yang memaksa. Dengan demikian, siswa dapat menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif yang melekat dalam keseharian mereka.
Pihak sekolah menegaskan bahwa program ini bukan hanya untuk mendukung kesiapan akademis siswa, tetapi juga untuk membentuk pribadi yang berkarakter unggul, berbudaya, dan mampu berpikir kritis. Melalui pembiasaan membaca, diharapkan siswa SMAN 3 Gorontalo Utara dapat menjadi generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.




